Jakarta. Pantaupublik – Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Sabtu (17/1/2026).
Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, M. Ridwan, menyatakan bahwa keputusan ini diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat, sebagaimana diatur dalam Pasal 24 Anggaran Dasar dan Pasal 23 Anggaran Rumah Tangga Gerakan Rakyat. Sahrin Hamid ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026-2031.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat secara resmi mendirikan partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan dalam siaran langsung YouTube Gerakan Rakyat.
Keputusan ini menandai babak baru bagi Gerakan Rakyat dalam kancah politik nasional. Partai ini berfokus pada isu ekonomi kerakyatan, pendidikan politik, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Sahrin Hamid menyatakan bahwa partai ini ingin mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.
“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujarnya
Gerakan Rakyat Resmi Berubah Jadi Partai Politik, Sahrin Hamid Jadi Ketua Umum
Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada 17-18 Januari 2026.
Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, M. Ridwan, menyatakan bahwa keputusan ini diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat, sebagaimana diatur dalam Pasal 24 Anggaran Dasar dan Pasal 23 Anggaran Rumah Tangga Gerakan Rakyat. Sahrin Hamid ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026-2031.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat secara resmi mendirikan partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan dalam siaran langsung YouTube Gerakan Rakyat.
Keputusan ini menandai babak baru bagi Gerakan Rakyat dalam kancah politik nasional. Partai ini berfokus pada isu ekonomi kerakyatan, pendidikan politik, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Sahrin Hamid menyatakan bahwa partai ini ingin mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat. “Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujarnya











