
Anggota Komisi IX DPR RI dr Maharani - Pantaupublik.com
Rohil, Pantaupublik – Ketua Relawan Squad dr Maharani, Muhammad Fadhli, membantah tegas kabar yang menyebut Anggota Komisi IX DPR RI dr Maharani terlibat dalam dugaan praktik jual beli titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Fadhli menegaskan isu tersebut tidak berdasar dan menyesatkan publik.
“Jika ada isu yang mengatakan beliau terlibat dalam praktik jual beli dapur MBG, itu tidaklah benar,” ujar Fadhli Kepada Wartawan Pantaupublik.com Kamis (11/6/2026).
Fadhli membeberkan kronologi munculnya kabar tersebut. Menurutnya, dr Maharani sama sekali tidak mencari keuntungan pribadi. Peran beliau murni sebagai jembatan aspirasi masyarakat Rohil yang menginginkan program MBG masuk ke daerahnya.
“Riau khususnya Rohil sebagai daerah pemilihannya memang termasuk target penerima manfaat MBG. Karena di Rohil itu termasuk kawasan pesisir dan terisolir, sehingga beliau berpandangan sangat layak diusulkan sebagai titik dapur,” jelas Fadhli.
Ia menambahkan, permintaan agar MBG masuk ke Rohil sudah lama disuarakan warga saat dr Maharani menggelar reses dan kunjungan daerah pemilihan. Atas dasar itu, dr Maharani kemudian membuka komunikasi dengan Soni Sanjaya selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
“Jadi ini murni aspirasi masyarakat. Terkait pelaksana program MBG di lapangan, bukanlah beliau, melainkan mitra yang secara regulasi memenuhi kriteria dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Mantan aktivis PMII Rokan Hilir itu menilai isu “jual beli titik dapur” muncul karena salah tafsir publik terhadap upaya dr Maharani memperjuangkan aspirasi konstituennya.
“Karena beliau yang minta tolong kepada Pak Soni itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan dr Maharani terlibat. Jadi enggak benar sama sekali dr Maharani melakukan dugaan praktik jual beli titik dapur,” pungkas Fadhli.
Reporter : Nasri
Editor. : Sulaiman