ROHIL,PANTAUPUBLIK – Nasib ratusan pekerja petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir kembali terombang-ambing. Hingga awal Agustus 2026, gaji mereka belum juga dibayarkan dan belum ada tanda-tanda pencairan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keterlambatan pembayaran gaji sudah berlangsung sejak 3 bulan terakhir. Sistem pembayaran gaji juga tidak normal. Gaji bulan Mei 2026 baru dibayarkan pada bulan Juli 2026, dan hanya dibayar 1 bulan.
“Sampai sekarang awal Agustus belum ada kejelasan. Gaji bulan Mei kemarin baru cair Juli, itu pun cuma 1 bulan. Untuk gaji bulan Juni dan Juli sampai sekarang belum dibayar sama sekali,” ujar salah seorang petugas kebersihan DLH Rohil kepada Pantaupublik.com,Jumat (7/8/2026).
Bekerja Tanpa Kepastian Gaji
Para petugas kebersihan mengaku tetap masuk kerja setiap hari untuk menjaga kebersihan kota Bagansiapiapi dan kecamatan lainnya. Namun tanpa kepastian gaji, beban hidup mereka semakin berat.
“Kami ini garda terdepan kebersihan. Tiap hari pungut sampah, bersihkan jalan, angkut ke TPA. Tapi kalau gaji 3 bulan tidak dibayar, anak istri mau dikasih makan apa,” keluhnya dengan nada kecewa.
Menurutnya, keterlambatan ini sudah berulang dan membuat para pekerja resah. Sebagian dari mereka adalah tenaga honorer dan pekerja harian lepas yang menggantungkan hidup sepenuhnya dari gaji tersebut.
Desak Pemkab Rohil Segera Bertanggung Jawab
Para petugas meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Lingkungan Hidup dan BKAD segera memberikan kepastian kapan gaji akan dibayarkan.
“Kami tidak minta lebih, kami hanya minta hak kami. Tolong Pak Bupati, Pak Kadis DLH, dan BKAD perhatikan kami. Jangan sampai kami mogok kerja karena sudah tidak sanggup lagi,” harapnya.
Keterlambatan gaji ini dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan kebersihan di Kabupaten Rokan Hilir. Jika petugas memilih berhenti, maka sampah di pasar, jalan, dan fasilitas umum dipastikan akan menumpuk.
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, Bupati ,pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir dan BKAD belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan dan jadwal pasti pencairan gaji.
Para pekerja berharap dalam waktu dekat Pemkab Rohil segera mencairkan gaji yang tertunggak agar roda pelayanan kebersihan tetap berjalan.

