INHIL,PANTAUPUBLIK – Tim gabungan berhasil menangkap seekor monyet yang diduga meresahkan warga di Jalan Tampomas Parit 14, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Kamis (6/8/2026).
Proses penangkapan dimulai sejak pagi. Tim memasang perangkap sekitar pukul 08.00 WIB. Beberapa jam kemudian, satwa tersebut masuk ke dalam perangkap pada pukul 14.20 WIB.
Setelah berhasil diamankan, monyet langsung dievakuasi ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir untuk penanganan sementara sebelum diserahkan ke instansi terkait.
Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Polres Indragiri Hilir, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, pemerintah kecamatan, serta warga setempat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan bahwa monyet yang ditangkap adalah satwa yang selama ini dilaporkan menyerang warga.
“Kami belum dapat memastikan apakah monyet ini merupakan satwa yang selama ini menyerang warga. BBKSDA Riau akan melakukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian ciri dan perilaku satwa tersebut,” ujar Junaidi Ismail.
Ia juga mengimbau masyarakat Tembilahan untuk tetap waspada dan berhati-hati selama proses identifikasi belum selesai.
Saat ini BBKSDA Riau mengambil alih untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap satwa tersebut. Hasil identifikasi akan menjadi dasar penentuan penanganan selanjutnya, apakah akan dilepasliarkan ke habitatnya atau ditangani sesuai prosedur konservasi.
Pihak berwenang berharap dengan adanya penangkapan ini keresahan warga dapat berkurang, namun tetap meminta warga segera melapor jika kembali menemukan satwa liar yang masuk ke permukiman. ( Wijaksono )

