
Polsek Pinggir Polres Bengkalis tangkap pemasok sabu R.S, 40 tahun, di Pematang Pudu. 7 paket sabu 2,73 gram disita dalam pengembangan kasus Balai Raja. DPO M masih diburu.
Bengkalis, Pantaupublik — Upaya pengembangan kasus narkotika Polsek Pinggir, Polres Bengkalis, kembali berbuah hasil. Seorang pria berinisial R.S, 40 tahun, diamankan di rumahnya di Jalan Aman, Gang Melur, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau,pukul 03.10 WIB pada Rabu, (6/4/2026).
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari operasi di Balai Raja yang berlangsung pada malam yang sama. Dari keterangan pelaku sebelumnya, polisi mengantongi petunjuk adanya pemasok sabu yang masih beroperasi.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., http://M.Si., melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, S.I.K., http://M.Si., menyebut tim opsnal langsung bergerak cepat setelah hasil penyelidikan mengarah ke R.S.
“Setelah penangkapan di Balai Raja, kami langsung melakukan pengembangan. Dari hasil pendalaman, diketahui adanya pelaku lain yang diduga sebagai pemasok,” jelas AKP Agung.
Saat penggeledahan, petugas menemukan tujuh paket sabu dengan berat kotor 2,73 gram. Selain sabu, polisi menyita satu bungkus plastik bening, uang tunai Rp200.000 yang diduga hasil transaksi, dan satu unit HP Android Vivo Y91 warna biru.
R.S mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial M. M kini masuk daftar pencarian orang dan diduga bersembunyi di wilayah Rangau. Aparat masih memburu keberadaannya.
“Peran tersangka adalah sebagai penguasaan sekaligus pengedar sabu. Ini menjadi fokus kami untuk menelusuri jaringan di atasnya,” kata AKP Agung.
Tes urine terhadap R.S menunjukkan hasil positif metamfetamin. Ia dijerat Pasal 114 juncto Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.
Saat ini R.S dan seluruh barang bukti diamankan di Mapolsek Pinggir. Polisi tengah menyiapkan uji laboratorium forensik dan melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.
Polsek Pinggir menegaskan peran masyarakat sangat krusial dalam mengungkap jaringan narkoba.
“Kami mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Semua laporan akan ditindaklanjuti, dan identitas pelapor kami jamin kerahasiaannya,” tegas AKP Agung.